29 Oktober 2008

Lelahku menjadi inspirasi

Malam gelap diselimuti awan, jalanan basah terembab air sisa hujan sore tadi selepas maghrib. Mataku belum jua terpejam. Teringat awal tahun 2008 aku bersama teman-temanku duduk disudut timur ruang tengah rumahku asyik membicarakan tentang pembuatan website guna menyambut idul khotmi syeh ahmad tijani. Pyuh bingung rasanya menentukan dimana aku akan hosting websiteku. Aris memberi ide untuk hosting di idebagus. Okelah giliran bingung membuat nama yang agak representatif dengan isi websitenya. Attijani gumamku, lalu aku coba lihat didomain register ternyata nama domain itu sudah ada yang punya. Lalu coba aku ketikan nama at-tijani.com syukur alhamdulillah masih kosong rupanya. Hari itu jumat sore tanggal 8 februari 2008 mulai lahirnya website www.at-tijani.com sudah aku coba dengan joomla, tapi akhirnya jatuh pilihanku dengan website builder, lelah rasanya harus online tiap hari demi deadline tanggal 1 - 3 maret puncak acara idul khotmi, untung team mendapatkan sumbangan bandwith dari indonet tegal via wlan. Entah kenapa setelah puncak acara, saya enggan dan malas untuk mengupdate conten website. Hingga tanggal 11 oktober 2008 lalu aku tergugah untuk mengisi website yang lama telah aku tinggalkan. Bagai anak yang ditinggalkan oleh induknya websiteku terlantar tak bertuan. Akhirnya aku mempunyai ide agar konten tetap update ku instal forum gratisan milik phpbb grup dan kuganti halaman depannya, lalu aku hapus sebagian konten lama menjadi sebuah halaman yang sangat sederhana hanya permintaan maaf dan link keforum tijani, dan aku beri sedikit rss feed reader. Alhadulillah sebagian besar halaman forum telah masuk di google search. Dengan keyword 'at-tijani' website menempati urutan kedua. Kerja keras yang terbayar sudah. Hanya saja, anggota forum masih jumud diangka 8. Sendirian mencari ide, wuih lagi ngarepin biar bisa bertengger diposisi 1. Doakan agar forumku tidak mubazir

24 Oktober 2008

My 1st e-diary

Bismillah, alhadulilah.
Washolatu ala rosulillah al-fatih.

Kupersembahkan e-diary untuk kedua orang tuaku, kakak-kakakku yang telah memberi makna, dan adik-adikku, serta kekasihku yang senantiasa mencintai dan menyayangiku setulus hati.

Hari ini, awal pena kutulis, mengukir kenangan, Meniti tangga harapan seraya menadahkan tangan berharap asa-kan terwujud pada sang kholik yang maha wujud.

Frozen blue