24 Februari 2009
Perbincangan Masa Depan
Seperti malam-malam yang lalu, aku, said dan gofar membicarakan tentang dagangannya masing-masing. Gofar sebagai pedagang buah, memang karena dia besar dikeluarga pedagang buah, said juga pedagang kambing warisan dari keluarga pedagang kambing. Perbincangan dimulai dari dagangan mereka yang akhirnya menjurus pada laba yang Mereka peroleh. Singkat cerita tiba giliran membahas masalah zakat. Memang bagi pedagang mengeluarkan zakat sebesar 2,5 % adalah hal yang berat. Mengapa? Karena nilainya cukup lumayan besar. Akhirnya kita mempunyai ide untuk mencicil membayar zakat perbulan. Yaitu sebesar 50 ribu perbulan perorang. Lalu uangnya buat apa? Aku memberi ide bagaimana kalau uangnya diberi kan kepada anak-anak untuk melanjutkan sekolah pendidikan alquran. Latar belakangnya kami prihatin melihat kondisi beberapa anak orang miskin yang terpaksa berhenti ditengah jalan dikarenakan orang tua mereka tidak mampu untuk membayar spp bulanan. Alhamdulillah ada beberapa teman yang mendukung dan siap untk memberikan donatur yaitu zaki kalanya said. Harapan saya semoga kami dapat mendirikan suatu badan pengelola zakat. Doakan saja!
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar